Sebuah persembahan kecil

Mimel

untuk perempuan yang membuat hari-hari biasa terasa istimewa

dari,Ipung

Bergerak, Bukan Sekadar Diam

Satu potong video, sejuta rindu

rekaman kecil, rasa yang besar

Lagu Pengiring Rindu

"love." — wave to earth

putar sambil baca suratnya, ya

Sepucuk Surat

Untuk kamu, Mimel

Untuk Mimel-ku,

Aku tidak pandai merangkai kata-kata indah, tapi malam ini aku ingin sekali menuliskan apa yang selalu kusimpan setiap kali menatapmu, baik lewat layar kecil ini maupun dalam ingatan yang tak pernah lelah kuputar ulang.

Dari empat foto yang kusimpan di halaman ini, aku selalu menemukan hal baru untuk dicintai: caramu menoleh setengah malu, caramu tersenyum tanpa berusaha terlihat sempurna, dan caramu tetap terlihat cantik bahkan di saat kamu merasa dirimu biasa saja. Bagiku, kamu tidak pernah biasa saja.

Video singkat itu pun kuputar berkali-kali, bukan karena isinya panjang, tapi karena setiap detiknya mengingatkanku betapa aku bersyukur ada seseorang sepertimu yang mau berbagi waktu, cerita, dan hati dengan orang sepertiku.

Jarak, waktu, dan kesibukan kadang membuat kita tidak bisa selalu berdekatan, tapi aku ingin kamu tahu, rasa ini tidak pernah berkurang, ia justru tumbuh diam-diam setiap hari, seperti tanaman yang disiram tanpa suara.

Terima kasih sudah menjadi rumah kecil di tengah hari-hariku yang kadang lelah. Terima kasih sudah bertahan bersamaku, mendengarkan keluh kesahku, dan tetap memilih tinggal meski aku bukan orang yang sempurna.

Aku tidak janji akan selalu punya kata-kata manis setiap hari, tapi aku janji akan selalu berusaha membuatmu merasa dicintai, dihargai, dan tidak sendirian. Semoga panjang umur cerita kita, Mimel. Semoga setiap foto dan video baru yang kita simpan nanti selalu bercerita tentang kita yang semakin utuh.

Dengan sepenuh hati, Ipung